Daifuku pertama kali muncul pada zaman Heian (794-1185) di Jepang. Namanya berasal dari dua kata Jepang: "dai" yang berarti besar, dan "fuku" yang berarti keberuntungan. Kata-kata ini menggambarkan tujuan makanan ini untuk membawa keberuntungan dan kebahagiaan bagi yang memakannya.
Bahan-bahan kulit mochi:
- 135 gram tepung ketan
- 2 sendok makan gula pasir
- 2 cubit garam
- 1 sendok makan minyak
- 180 gram susu cair rasa strawberry
- Buah stroberi secukupnya
- Maizena secukupnya
Isian kacang merah:
- 250 gram kacang merah
- 1,5 liter air
- 160 gram gula pasir
- 2 cubit garam
- 30 gram minyak sayur
- 1 lembar daun pandan
Cara membuat:
1. Persiapkan kulit
- Masukkan tepung ketan, gula pasir, garam, minyak, dan susu cair rasa strawberry ke dalam wadah.
- Aduk hingga semua bahan tercampur dengan baik menggunakan whisker.
- Tambahkan sedikit pewarna merah ke dalam adonan dan aduk hingga warnanya merata.
2. Pengukusan
- Setelah adonan mochi siap, tuangkan ke dalam panci yang sudah diolesi dengan minyak. Ini akan mencegah adonan lengket.
- Kukus adonan mochi selama 30 menit, hingga matang dan memiliki tekstur yang kenyal.
3. Pengulenan dan isian
- Setelah proses pengukusan selesai, keluarkan adonan mochi dari panci dan letakkan di atas permukaan yang ditaburi sedikit Maizena agar tidak lengket.
- Uleni adonan mochi hingga menjadi elastis dan mudah dibentuk
4. Penyusunan ichigo daifuku
- Siapkan isian kacang merah yang telah diolah sebelumnya.
- Ambil sejumlah kecil adonan mochi dan pipihkan hingga tipis.
- Letakkan sepotong stroberi di tengahnya dan bungkus stroberi dengan adonan mochi hingga membentuk bola.
- Pastikan mochi tertutup rapat oleh adonan dan tidak ada lubang terbuka.
Daifuku Mochi yang lezat ini kini siap untuk disajikan.
.png)
0 Komentar